Fakta Menarik Kelinci, Pemakan Wortel
Kelinci adalah hewan yang menggemaskan dan unik. Bulunya yang lembut membuat kelinci sangat nyaman dijadikan teman main di halaman rumah. Karena tidak memiliki cakar atau gigi yang tajam kelinci pun sering jadi hewan peliharaan yang ramah anak.
Kelinci ini memiliki sifat yang ramah dan mudah dirawat, mereka pun mudah makan dengan lahap, makanan kelinci adalah sayur-sayuran seperti wortel.
Buat kamu yang suka banget kelinci sudah tahu belum fakta menarik tentang kelinci?
Karakateristik Kelinci
Kelinci adalah hewan mamalia dari famili leporidae, yang ditemukan di banyak bagian bumi. Kelinci berkembang biak dengan cara vivipar atau beranak. Awalnya kelinci adalah hewan yang liar yang hidup di Afrika hingga ke daratan Eropa.
Jika kamu sedang mencoba beternak kelinci, sebaiknya pahami dulu ciri-ciri kelinci agar perawatan yang tepat dapat memperpanjang umur kelinci. Berikut ini karakteristik kelinci yang perlu dikenali saat ingin memelihara atau beternaknya:
Klasifikasi Ilmiah
Kerajaan : Animalia
Superfilum : Chordata
Filum : Vertebrata
Kelas : Mammalia
Ordo : Lagomorpha
Famili : Leporidae
Jenis - Jenis Kelinci
Kelinci liar yang termasuk kelinci (Lepus curpaeums) dan kelinci liar (Oryctolagus cuniculus).
Berdasarkan jenis bulunya, kelinci jenis ini terbagi menjadi jenis bulu pendek dan panjang dengan warna yang
cenderung kekuningan. Saat musim dingin, warna kekuningan bulu kelinci ini akan berubah menjadi lebih kelabu.
Berdasarkan rasnya, hewan kelinci terbagi menjadi beberapa jenis, diantaranya yakni Anggora, Lyon, American Chinchilla, Dutch, English Spot, Himalayan, dan sebagainya
Kelinci Lyon sebenarnya merupakan hasil dari persilangan luar antara kelinci Anggora dengan ras yang lainnya. tetapi saat di kalangan peternak kelinci hias, hasil persilangan tersebut justru disebut sebagai Lyon atau Anggora jadi-jadian.
Kelinci Sumatera (Nesolagus netseherischlgel) yang merupakan satu satunya ras kelinci asli yang berasal dari Indonesia. Habitatnya adalah hutan pegunungan Sumatera. Panjang tubuhnya sudah mencapai 40 cm dengan warna bulunya yang kuning keabu-abuan.
Kelinci Jawa (Lepus negricollis) yang sebenarnya adalah sejenis kelinci liar jawa yang diperkirakan masih ada di hutan-hutan sekitar wilayah Jawa Barat. Warna bulunya coklat perunggu kehitaman. Ekornya berwarna jingga dengan ujungnya yang hitam. Berat Kelinci jawa dewasa ini bisa mencapai 4 kg.
Hewan Vertebrata
Kelinci adalah kelompok mamalia yang tergolong vertebrata, artinya memiliki tulang belakang. Tulang belakang menopang tubuh, melindungi sumsum tulang belakang, dan menghubungkannya ke sistem saraf. Oleh karena itu, komposisi tubuh dan sistem kerja organ kelinci jauh lebih sempurna.
Hewan Herbivora
Meskipun diklasifikasikan sebagai mamalia, kelinci adalah hewan herbivora pemakan tumbuhan. Kelinci lebih suka sayuran, biji-bijian atau rumput, tetapi makanan favoritnya adalah wortel.
Bernapas dengan Paru-Paru
Sebagai mamalia, kelinci memiliki alat pernapasan berupa paru-paru untuk bernafas. Kondisi ini juga dipengaruhi oleh habitat atau habitat kelinci yang hanya hidup di darat.
Memiliki Telinga yang Panjang
Kelinci dibedakan dari hewan lain melalui telinganya yang panjang. Berkat telinganya yang panjang ini, kelinci memiliki pendengaran yang sensitif untuk mendeteksi mangsa. Selain itu, telinga kelinci yang panjang dapat mengatur dan menstabilkan suhu tubuh.
Memiliki Kaki Belakang yang Kuat
Kelinci memiliki kaki belakang yang kuat untuk berjalan, berlari, dan melompat. Karakteristik kelinci ini memungkinkannya untuk melompat hingga 10 kaki menggunakan keempat kakinya. Inilah sebabnya mengapa kelinci terkenal dengan hewannya yang lincah dan bergerak cepat.
Nah, itulah fakta menarik tentang kelinci. Semoga dapat membantu kamu pecinta kelinci untuk mencari informasi nya.