5 Jenis Ikan Hias Langka di Dunia


5 Jenis Ikan Hias Langka di Dunia

Ikan hias air tawar sering diburu untuk dijadikan koleksi dalam akuarium rumah. Biasanya ikan langka ini diburu karena memiliki bentuk yang unik dan corak warna yang indah.

Sementara itu, ikan hias air tawar adalah ikan langka yang termasuk dalam jenis ikan yang terancam punah. Polusi air, jumlah habitat yang semakin berkurang, dan penangkapan ikan secara berlebihan membuat beberapa spesies ikan hiar air tawar menjadi semakin langka.

Lalu, apa saja jenis ikan langka tersebut? Yuk, simak selengkapnya pada penjelasan di bawah ini.

1. Ikan Discus

Ikan discus termasuk dalam kelompok ikan hias air tawar langka yang ada di alam liar. Ikan dengan nama latin Symphysodon ini memiliki ukuran tubuh yang cukup besar dan didominasi oleh warna-warna cerah. Ikan hias yang satu ini juga kerap disebut sebagai ‘raja akuarium’ karena warnanya yang indah.

Ikan discus berasal dari perairan lembah sungai Amazon serta beberapa anak sungainya termasuk kawasan Rio Negro. Ikan ini sering berkumpul di sekitar pepohonan yang tumbang di sepanjang pantai dan menyukai perairan yang tenang.

Oleh karena itu, tak heran jika spesies ini jarang ditemukan di perairan dengan kondisi arus deras. Jika kamu tertarik untuk memeliharanya dalam akuarium, pastikan agar suhu air dalam akuarium beriksar antara 27 derajat Celcius, dengan kandungan pH air diantara 6,0 hingga 7,0 dan juga tingkat kesadahan air berada di angka 3dGH hingga 9dGH.

2. Ikan Malawi Cichlids

Dikenal dengan corak yang unik, ikan yang berasal dari perairan danau Malawi ini tergolong dalam kelompok ikan hias air tawar langka yang sulit ditemukan di alam liar. Ikan ini memiliki ukuran yang cukup besar, sehingga jika kamu berniat untuk memeliharanya, ikan Malawi Cichlids ini membutuhkan akuarium dengan ukuran yang besar.

Agar ikan ini dapat tumbuh dengan baik, pastikan agar kadar pH air tinggi dan sebaiknya menggunakan air alkali agar sesuai dengan habitat aslinya. Tak hanya itu, ikan yang masih tergolong dalam keluarga Cichlidae ini juga tidak membutuhkan terlalu banyak dekorasi ataupun tanaman untuk bertahan hidup.

3. Angelfish

Ikan dengan nama latin Pterophyllum, ikan angelfish ini hidup di air tawar dan sering diburu karena bentuk tubuhnya yang unik. Banyak orang menjadikan ikan ini sebagai koleksi ikan dengan tubuh yang unik untuk di pelihara dalam akuarium.

Sama halnya dengan ikan discus, angelfish juga termasuk dalam keluarga cichlid dan berasald ari perairan lembah Amazon, Orinoco Basin, serta berbagai sungai di perisai Guyana. Di alam liar, ikan ini kerap bersembunyi diantara akar dan tanaman air.

Angelfish biasanya membutuhkan lingkungan akuarium dengan kondisi yang hangat, yakni sekitar 27 derajat Celcius dengan kandungan pH air sekitar 6,5 hingga 7,0.

4. Hatchetfish

Ikan hias hatchetfish ini mulai jarang ditemukan di alam liar. Ikan ini sering diburu oleh kolektor ikan untuk dijadikan sebagai ikan hias di akuarium karena memiliki bentuk tubuh yang unik, yakni terlihat seperti kepala kapak.

Selain itu, ikan hatchetfish memiliki kemampuan unik lainnya seperti melompat ke udara menggunakan kepakan sirip yang besar untuk menangkap serangga. oleh karena itu, ikan ini juga kerap disebut sebagai ‘ikan terbang’.

Di alam liar, ikan hatchetfish ini dapat memakan krustasea dan juga serangga air. Bagi Anda yang tertarik merawat ikan ini di akuarium, berikan pakan hidup seperti udang dan larva serangga.

5. Arwana

Ikan hias air tawar yang termasuk dalam kelompok ikan langka yaitu ikan arwana. Ikan ini banyak dipelihara karena bentuk tubuhnya yang unik. Menurut beberapa penelitian, ikan arwana berasal dari perairan lembahsungai Amazon dan dapat tumbuh hingga berukuran sekitar 120 cm di alam liar.

Akan tetapi jika diperlihara, ukurannya hanya berkisar 70 cm. oleh karena itu, kamu harus menemoatkan ikan Arwana ini dalam akuarium berukuran besar.

Demikinalah 5 deretan ikan hias air tawar langka yang ada di dunia dan sering diburu. Agar populasinya tidak semakin menurun, sebaiknya dilakukan perawatan secara maksimal termasuk memberikan hunian yang nyaman dan sesuai dengan kondisi mereka di alam liar.