Gurita memang menjadi salah satu hewan yang tergolong dalam kategori avertebrata (tidak bertulang belakang). Hewan ini hidup dalam laut tropis atau semi-tropis dan termasuk biota laut yang kosmopolitan sehingga dapat ditemukan di berbagai wilayah seperti laut Atlantik, laut India, laut Tengah, Asia, Afrika, Amerika Selatan, dan lain sebagainya.
Kingdom : Animalia
Filum : Molusca
Kelas : Cephalopoda
Sub-kelas : Coleoidea
Ordo : Octopoda
Sub-ordo : Incirrata
Famili : Octopodidae
Sub-famili : Octopodinae
Genus : Octopus
Spesies : Octopus sp.
Sebagai masyarakat lokal Indonesia kita perlu berbangga, pasalnya gurita cantik yang satu ini pertama kali ditemukan di wilayah Sulawesi pada tahun 1998. Sekilas mimic octopus atau gurita penyamar memiliki motif loreng kecokelatan mirip dengan lion fish, gurita ini pandai beradaptasi dengan menyesuaikan warna tubuhnya seperti lingkungan sekitar.
Sengatan gurita penyamar cukup berbahaya sehingga kamu gak boleh terkecoh melihat warna indah yang bikin pengen menyentuhnya.
Atlantic pygmy octopus ini memiliki ukuran yang sangat mini. Atlantic pygmy octopus merupakan spesies gurita terkecil dengan ukuran paling besar hanya 4.5 cm saja. Atlantic pygmy octopus bisa ditemukan di perairan hangat, spesies ini paling banyak berada di Kepulauan Cayman, Inggris.
Seperti yang ada dalam animasi gurita yang menyeramkan, Giant Pacific octopus merupakan jenis hewan paling besar yang ada di Samudra Pasifik. Ukuran gurita ini dapat mencapai 10-50 kg dengan umur panjang sekitar 3,5 tahun.
Para penyelam profesional pun harus berhati-hati saat berhadapan dengan gurita ini, pasalnya tentakel mereka dapat tumbuh hingga 10 meter panjangnya.
Gurita kelapa atau coconut octopus merupakan jenis gurita yang terbilang paling unik. Dengan warna cokelat keunguan gurita ini kerap kali menjadikan kelapa sebagai tempat perlindungannya, dari situlah asal nama gurita ini muncul. Lucunya lagi gurita kelapa akan membawa 'cangkang' palsunya kemanapun mereka pergi dengan memegangnya menggunakan tentakel.
Hapalochlaena adalah nama ilmiah dari gurita cincin biru. Gurita ini punya penampilan yang lebih cantik dari gurita lainnya. Cincin biru pada tubuhnya dapat menyala dalam kegelapan. Namun ini menjadikannya sebagai hewan yang tergolong ke dalam hewan berbisa. Gurita cincin biru dapat ditemukan di sekitar Samudra Hindia, Jepang dan Australia.
Grimpoteuthis alias gurita dumbo memiliki penampilan yang berbeda dari spesies lainnya. Grimpoteuthis memiliki 'payung' yang menyerupai telinga. Nama dumbo diambil karena bentuknya menyerupai sepasang telinga gajah dalam serial animasi Dumbo.
Meskipun berbentuk menggemaskan tapi sayangnya gurita jenis ini sulit ditemukan karena hidup di laut yang sangat dalam.
Octopus briareus atau gurita karang Karibia merupakan jenis gurita dengan penampakan yang berbeda dari kebanyakan jenis lainnya. Gurita ini bewarna putih pekat dengan ukuran yang cukup besar. Selain warna putih Octopus briareus juga memiliki warna lain seperti warna bening kemerahan.
Gurita ini disebut sebagai gurita karang karena suka bersembunyi dan menyesuaikan warna sesuai dengan karang.
Dalam satu percobaan yang dilakukan oleh para peneliti, sejumlah gurita mampu menarik tuas untuk mendapatkan hadiah berupa sepotong sarden. Gurita juga telah menjalani tes visual dan dihadapkan pada tugas sederhana, salah satunya mengingat suatu hal dalam keadaan mata tertutup dan tes lainnya dengan proses yang panjang.
Alhasil, gurita mampu unggul dibanding hewan lain, termasuk merpati.
Dalam penelitian yang sama, seekor gurita diketahui tidak menyukai salah satu anggota staf lab, tanpa alasan yang jelas. Setiap kali orang itu lewat, dia menerima semburan setengah galon air ke belakang lehernya.
Gurita termasuk hewan yang mampu berkamuflase. Mereka menggunakan kemampuan ini untuk menghindari pemangsa. Dilansir National Geographic, gurita menyembunyikan diri dengan mengubah warna tubuh mereka sesuai dengan warna bahkan tekstur lingkungan sekitar.
Gurita memiliki tiga jantung. Jantung utama gurita digunakan untuk memompa darah melalui organ, sedangkan dua lainnya untuk memompa darah lewat insang, ungkap Animal World Foundation.
Dalam darah gurita terdapat hemocyanin yang banyak mengandung tembaga. Hal ini menyebabkan gurita memerlukan dua jantung lainnya, untuk mengimbangi dan memompa darah pada tekanan tinggi.
Gurita merupakan salah satu hewan paling cerdas di planet ini. Menurut National Geographic, lengan gurita dilapisi dengan ratusan penghisap, yang tiap-tiapnya mampu bergerak secara mandiri.
Hal ini dikarenakan lengan gurita memiliki kumpulan neuron kompleks yang bertindak sebagai otak. Lengan ini juga menyebabkan gurita mampu menyentuh, mencium, dan memanipulasi objek.
Gurita dinobatkan sebagai salah satu hewan cerdas karena menjadi satu-satunya binatang laut yang mampu membuka tutup toples, sebagai akibat dari struktur dan karakteristik tentakelnya. Selain itu, gurita juga dapat membuka kulit kerang dan menggerakkan batu.
Nah, itulah informasi seputar taksonomi, jenis-jenis dan fakta menarik gurita yang perlu Kamu ketahui. Semoga penjelasan diatas bisa menambah wawasanmu tentang hewan avertebrata yang satu ini.